Dari judul sepertinya tulisan ini berbau yang "berat-berat" ya..ga kok ga berat, karena saya bukan seorang penulis handal hihihi. Saya ingin sharing aja sebagai ibu baru, bukan baru menjadi ibu yaa tapi baru menjadi ibu yang anaknya duduk di Sekolah Dasar (SD) dengan kurikulum baru yang berjudul Kurikulum 2013.
Seperti ibu2 yang laen ketika anaknya akan memasuki fase Sekolah Dasar agak-agak salah tingkah gitu ya :). Dari yang tes masuk SD dsb dsb.Tahun ini untuk masuk SD sudah tidak ada tes CaLisTung (Baca, Tulis, Hitung). Tapi yaa sebelumnya denger gosip2 kalau SD itu memakai kurikulum baru yang katanya semua pelajaran jadi satu tema, kurirkulum tematik.
Pertama kali melihat, membaca buku pelajaran & menemani si kakak belajar maka terlontar "oo gini toh, jadi ini termasuk matematika, ini PPKN, ini olahraga, ini kesenian". Tapi di sisi laen ada kata yang terlontar..."wiiih ini pelajaran kelas 1??" kayaknya dulu ga gini2 amat deh. Ulangan harian sudah di beri lembar soal. Nah kalo begini berarti si anak kudu wajib harus bisa baca kan ya?? :D. Atau ada yang terlontar anak kelas 1 sudah mengenal bangun ruang, grafik?. Itu di awal-awal lho. Selalu aja membandingkan dengan tahun jebot sang emak ketika SD kelas 1 tahun 1986.
Mengikuti sharing di sekolah, sang guru mengatakan "kurikulum 2013 itu tidak menyeramkan ibu2, asal kitanya sebagai orang tua juga tidak ketakutan serta bisa menjadi partner si anak, karena anak itu lebih banyak waktunya di rumah di banding di sekolah". Daaaan yang lebih menohok itu ketika itu sesi motivasinya bang Jaja ketika BigOOM nya SBN, yang mengatakan bahwa mental block yang membuat orang susah untuk berubah adalah "selalu membandingkan keadaan masa lalu dengan masa kini".
Iiih sejak itu saya akhirnya cuma bisa berjanji dalam hati untuk selalu menemani masa-masa sekolah anak-anak, tidak mau merasa terbebani, merasa tidak tau saya coba ubek2 mbah google atau sharing dgn suami. Untuk SD kelas 1, ada 8 tema. Sekarang ini si kakak akan memasuki tema 4 "KELUARGAKU".
Ga mau ke dalam kategori orang-orang yang susah berubah ;). Daaan yang lebih membuat saya tenang adalah sang anak merasa enjoy saja tuh menjalani hari-hari sekolahnya, yang bisa terlihat dari hasil UTS kemaren yang Alhamdulillah hasilnya memuaskan :). Masa anaknya PD emaknya ga PD sih???harus lebih PD ah dari anak. Daaan yang lebih enjoy itu di buku pelajaran itu selalu ada lagu anak-anak yang anak-anak di sini belum pernah mendengar. Ketika lagu anak-anak2 saya coba senandungkan anak-anak mendengarkan dengan seksama serta bengong karena saura sang emak yang nggak banget hehe..tapiii mereka bisa berkomentar lho "iih bunda kok bisa sih nyanyiin nya". Jawab saja' "lah itu kan lagu waktu bunda kecil juga" hehe.. Dari situ kan kita secara tidak sengaja memperkenalkan lagu-lagu anak-anak yang sudah tidak terdengar lagi di masa sekarang.
Jadiii harus semakin PD untuk menjalani hari-hari. Secara tahun depan InshaaAllah sang adek pun akan memasuki fase SD. Ibu-ibu yang sama seperti saya yuuk ah kita senyum, hadapi & jalani. Siap mengantar sukses anak-anak kita yaa.. SEMANGAT..
NB: Maaf fotonya gelap karena foto buku-buku tematik si kakak, di foto ketika malem menjelang tidur, agar tidak di tanya "buat apa buku kakak di foto bun.
Selasa, 04 November 2014
Sabtu, 23 November 2013
Kamis, 11 Juli 2013
PUDING TELOR CEPLOK
Bulan lalu di grup Bakul Kue RUmahan heboh dengan puding ini...setelah hunting mika & dapat, langsung eksekusi tapi yang versi Nutrisari nya..
Segeeerrr...dan yang pasti anak2 sukaa..bikin pertama tidak sempat di dokumentasikan karena mereka sudah bolak balik ke kulkas untuk ngemilin nya. Al hasil penasaran karena belum ada dokumentasinya, hari Selasa yang lalu bikin lagi...langsung deh di dokumentasi..walaupun belum sempet masuk kulkas pun krucils..sudah bolak balik ke dapur ngambilin inihh...
PUDING TELOR CEPLOK
Bahan :
Untuk Kuning Telurnya:
700ml air
1 sachet agar merah/putih (saya pake Nutrijell Jeruk)
200gr gula pasir
1 bungkus Nutrisari (sesuai selera 2-3 bungkus jg masih OK)
Bahan Putih :
600 ml susu UHT plain
100ml air
Gulai sesuai selera (saya pakai 100gr)
Garam sejumput
1 bungkus agar2 putih
Cucing/cetakan kue mangkok
Mika untuk mencetak
Cara Membuat:
1. campur semua bahan untuk kuning nya. Rebus sampai mendidih
2. Cetak ke dalam cucing/cetakan kue mangkok
3. DInginkan hingga mengeras
4. Campur semua bahan untuk putihnya. Rebus sampai mendidih
5. Setelah mengeras puding kuningnya, lepaskan dari cucing, susun pada mika
6. Isi bahan putihnya di bagian pinggir mika
7. Tunggu mengeras
SELAMAT MENCOBA
KLAPPERTART
Kue ini merupakan kue khas dari Manado, dengan adonan di dalamnya terdapat kelapa muda.
Awal mencoba bikin klappertart ini, mencoba rasanya kok ya, ga suka yaa..begitu juga suami & anak2..yaa jadi males deh untuk bikin lagi :(. Tapi bulan februari lalu ada mengikuti sebuah acara dan ada hidangan klappy (sebutan keren dari klappertart), penasaran utk mencoba (lagi),lah kok enak yaa..hehe..kemudian akhirnya beberapa kali memasang foto si klappy ini sebagai display picture di BB, beberapa contact ternyata suka sekali dengan kue ini. Saya pun makin penasaran, akhirnya beli lagi kismis & kayu manis bubuk dengan rencana akan mencoba bikin lagiiii... :)
Ternyata oh ternyata..saya pun malas utk bikin lagi. Akhirnya ada tetangga komplek menelpon & ingin memesan klappy, widih antara bingung & senang, bingung takut gagal, senang karena rencana yg tertunda bisa terlaksana nih, praktek tapi di bayar :D
Al hasil pesenan itu saya terima, dan membikin lebih sedikit utk anak2, pengen tau aja respon anak2. Dan ternyataaa, saya & anak2 jadi sukaaa.. Alhamdulillah dengan orderan itu, saya upload ke Facebook, mengalir orderan2 berikutnya. Yuuk, yang pengin nyobain bikin klappertart, ini resepnya, pake resep klappertart wilton yang sudah terkenal itu.
KLAPPERTART
Bahan :
500ml susu cair
2 butir daging kelapa muda
125 gr gula pasir (saya 115gr)
25 gr tepung terigu
25 gr tepung custard
25 gr maizena
3 butir kuning telur
50 gr kenari cincang
50 gr kismis (saya skip)
75 gr mentega
Kayu manis bubuk secukupnya
Topping:
3 butir putih telur
2 sdm gula pasir
1sdm tepung terigu
Kismis, rendam air panas, peras
Kayu manis bubk
Cara Membuat:
1. Didihkan 300 ml susu cair & gula pasir
2. Larutkan tepung terigu,custard & maizena dgn 200ml susu cair (sampe tidak bergerindil)
3. Masukan campuran susu & tepung ke dalam susu panas, aduk terus sampai mengental dan meletup letup.
4. Angkat dari api, masukan mentega, aduk rata
5. Masukan kenari cincang & kayu manis bubuk
6. Masukan kuning telur satu per satu
7. Masukan daging kelapa muda, aduk rata
8. Masukan ke dalam loyang aluminium foil atau pinggan tahan panas sampai 3/4 tinggi
9. Oven dengan cara di tim (au bain marie) selama 15 menit dengan suhu 160' C sampai 1/2 matang.
10. Sambil menunggu, siapkan adonan topping. Kocok putih telur dengan mixer sampai berbusa, masukan gula sedikit sedikit sampai kaku. Matikan mixer
11. Masukan tepung terigu, aduk rata dengan spatula.
12. Semprot toppingke atas donan 1/2 matang sampai tinggi, taburi dengan kismis, kacang kenari & kayu manis bubuk
13. Oven lagi sampai topping bewarna kecoklatan.
Happy Baking....
Jika ribet & tak ada waktu untuk membikinnya...please contact me for order :)
Rabu, 26 September 2012
Nikmatnya Menjadi Ibu
Sebagai seorang yang menyandang titel Full IRT, sungguh memberikan warna dalam hidup ini. Alhamdulillah di berikan karunia terindah oleh Allah SWT 2 orang putri yang sehat. Dalam golden age mereka saya sangat bersyukur bisa mendampingi mereka dan melihat tumbuh kembang yang terkadang membuat saya takjub karena tidak menyangka.
Kalo di bilang repot, ya pasti repot karena mempunyai anak yang hanya berbeda 1 tahun, tapi kerepotan tersebut terbayar dengan tumbuh kembang mereka yang OK. Setiap hari pasti ada "adegan" rebutan, apa aja bisa menjadi rebutan, tekadang sudah mempunyai barang satu2 pun masih berebutan.
"Warna" keseharian saya bertambah ketika bulan Juli kemaren, si sulung mulai bersekolah. Seru ketika belajar bersama mengenai vocab dalam bahasa Arab, belum lagi sang adek yang selalu ingin belajar bahan yang sama dengan si kakak :). Disamping keseharian mengurus anak & suami serta masak & perkuean, saya pun sekarang sedang proses mengejar impian bersama ORIFLAME, yang bisa di jalankan dengan waktu & tempat yang fleksibel.
Terkadang terpikir ingin mereka cepat-cepat menjadi ABG, jalan bareng, di curhatin. Yang pasti saya puas bisa mendampingi hari2 anak-anakku.
Kalo di bilang repot, ya pasti repot karena mempunyai anak yang hanya berbeda 1 tahun, tapi kerepotan tersebut terbayar dengan tumbuh kembang mereka yang OK. Setiap hari pasti ada "adegan" rebutan, apa aja bisa menjadi rebutan, tekadang sudah mempunyai barang satu2 pun masih berebutan.
"Warna" keseharian saya bertambah ketika bulan Juli kemaren, si sulung mulai bersekolah. Seru ketika belajar bersama mengenai vocab dalam bahasa Arab, belum lagi sang adek yang selalu ingin belajar bahan yang sama dengan si kakak :). Disamping keseharian mengurus anak & suami serta masak & perkuean, saya pun sekarang sedang proses mengejar impian bersama ORIFLAME, yang bisa di jalankan dengan waktu & tempat yang fleksibel.
Terkadang terpikir ingin mereka cepat-cepat menjadi ABG, jalan bareng, di curhatin. Yang pasti saya puas bisa mendampingi hari2 anak-anakku.
Langganan:
Postingan (Atom)




